Sejenak aku terbayang teropong keren milikku yang hilang, harganya pun lumayan dan itupun aku beli dari seorang seniorku yang berasal dari Sumatra barat. Teropong itu belinya di Mesir, sangat jauh. Terkadang sesuatu yang sudah kita miliki dan kita pun mengabaikan nya, tetapi setelah hilang baru tau rasanya, sakit. Teropong itu menemaniku mengamati jalanan dari kejauhan, orang yang berlalu lalang, mobil yang lewat, dan para penjual yang menjajakan dagangannya. Jika membayangkannya sedih juga, semoga bisa membeli teropong baru lagi, aku jadikan motivasi untuk menabung. Pengalaman yang aku alami ini semoga dapat menjadi peringatan buat teman semua, agar kita selalu menjaga barang milik kita dengan baik. Terkadang memang tidak kita butuhkan saat sekarang, tetapi sebulan kemudian, atau setahun kemudian bisa jadi barang tersebut sangat penting buat kita. Barangkali orang disekitar kita atau keluarga kita dan juga bahkan kita pun sering membeli barang hanya sekedar iseng, a...