Skip to main content

Main game ?? Atur waktu !!

Turun dimana ni ?? Ayo segera ikuti aku, hati-hati ya dan selalu waspada. Turun !! Ambil senjata, bagi medkit, medkit. Ni tas level 2, ni helmet level 3. Awas ada musuh, kejarr !! Serang, serang .

Mereka tampak sibuk sekali di layar handphone nya masing - masing. Aku pun mendekat, memperhatikan apa yang mereka mainkan. Ternyata game tembak-tembakan online ini memang sangat populer di kalangan anak - anak hingga remaja. 

Istilah "chicken dinner " sudah tidak asing lagi hinggap di telingaku, vest level 3 pun sudah biasa terdengar. 

Hmm, kucoba download game yang paling ringan. Setelah itu akan muncul untuk mengetikkan nama, karakter, dan lainnya. Maka siaplah untuk berperang dalam game, ternyata game ini memang bisa bikin ketagihan sehingga bisa malalaikan tugas, menjadi cuek terhadap lingkungan sekitar. 

Aku pun tak mau larut dalam game ini, karena memang hanya sekedar mencoba cari tahu bagaimana keadaan mereka yang sedang bermain permainan online ini, sehingga banyak anak sekolah yang cabut, mengambil uang orang tua, sampai suka emosi tidak jelas.

Ternyata game online ini, yang bikin ketagihan adalah rasa "tidak puas" baik itu ketika cepat kalah maupun menang sekali.

Coba rasa tidak puas ini kita aplikasikan dalam kehidupan nyata untuk hal - hal yang bermanfaat. Baik itu tidak puas ketika kita disekolah hanya mendapat nilai 8, kita ingin nilai 10, tidak puas ketika kita kerja hanya satu tempat saja, kita tambahkan dengan bisnis sampingan, seperti jual pulsa, jual pakaian atau madu dan sebagainya, atau tidak puas hanya ternak ikan dirumahnya, kita tambahkan dengan menanam sayuran dan pelihara ayam sehingga bisa membantu orang tua.

Atur waktu dengan baik, batasi main dalam sehari. Kita main sehari hanya dua kali saja, tetapi cari waktu yang benar - benar kewajiban kita sudah selesai sehingga nyaman untuk bermain. Jangan jadikan game sebagai yujuan utama karena kita punya dunia yang benar - benar kita jalani dan rasakan. 

Silahkan bermain dengan rileks, santai, tenang. Bermain dengan penuh perhitungan, gerak, langkah, sehingga tidak cepat kalah dan tidak kecewa.

Setelah bermain, simpan dulu handphone kita supaya tidak tergoda untuk bermain lagi. Luangkan waktu untuk keluarga, teman di dunia nyata. Belajar dengan baik dan kerjakan tugas yang telah diberikan oleh guru disekolah, atasan di kerjaan.

Semoga kita semua terhindar dari kelalaian, rasa malas, dan menjadi pribadi yang tangguh untuk diri kita dan keluarga

Salam sukses
Instagram @afajri346





Comments

Popular posts from this blog

Cahaya Multazam

Buku ini menceritakan bagaimana keajaiban-keajaiban yang terjadi pada diri Penulis. Do'a-Do'a dan keinginan Allah kabulkan dengan jalan yang tak disangka, tak ada yang mustahil bagi Sang Pencipta untuk merubah nasib seorang hamba menjadi lebih baik. Jangan ragu untuk beribadah ke Tanah suci, mulailah pupuk keinginan itu supaya menjadi kenyataan. Sisihkan uang untuk ditabung dibantu dengan do'a dan minta do'a kepada Orang tua, kepada orang yang akan berangkat ke Tanah suci. Minta sebutkan dan panggil nama kita ketika mereka beribadah di Tanah suci, karena sesungguhnya tempat mustajab dan do'a para Nabi berkumpul di tempat yang mulia. Buku Cahaya Multazam juga bagus untuk sedikit bernostalgia ketika sudah pernah beribadah di Tanah suci, menceritakan lokasi yang sudah pernah kita kunjungi dan kembali mengingat apa hikmah yang ada di sana. Bagi yang belum punya pasangan, belum punya buah hati, dan bagi yang sedang menghadapi masalah buka hati untuk membaca buku ...

Curhat pelanggan

Aku buka whatsapp, setelah itu ku lihat salah satu pelanggan ku marah-marah di status WhatsApp nya. Yang ditulis nya begini " awas kamu ya w**** mau kemana kamu lari, akan terus ku kejar. Lalu aku mencoba menyapa pelangganku ini " apa kabar pak ? Kenapa pak marah - marah pak ? , Lalu bapak ini menjawab " ini pak teman ku dia hutang 50 juta belum dibayar - bayar, padahal uang itu aku minjam nya dari bank dan gadaikan sertifikat tanah. Aku pun enggan untuk bertanya lebih lanjut, aku hanya berkata ke pelanggan ku ini untuk terus berdo'a semoga dibukakan pintu hati teman nya yang minjam itu supaya mau mengembalikan uang yang sudah dipinjam nya. Kalau aku lihat, ini pastilah masalah bisnis, bisa jadi bisnis bersama atau sistem investasi, dan semacamnya. Di zaman sekarang memanglah harus sangat hati - hati. Walaupun terhadap teman sendiri apalagi masalah uang. Singkat cerita beberapa jam kemudian pelangganku ini chat via WhatsApp," Pak , terimakasih pak do...

Penyakit anak rantau

Merantau adalah pergi dari kampung halaman menuju ketempat orang , atau tempat asing untuk kehidupan yang lebih baik. Ada yang merantau untuk bersekolah, kuliah, atau kerja. Masing - masing dari kita pasti ada yang masih baru merantau, masih belum terbiasa hidup dirantai atau melakukan pekerjaan - perkerjaan yang tidak biasa kita lakukan. Ketika masih dirumah sewaktu mau makan sudah dihidangkan oleh ibu kita, atau untuk membayar uang listrik, dan lain sebagainya semua diurus oleh bapak kita. Ya, tetapi itulah hakikat merantau, untuk berubah menjadi lebih baik, mandiri, sigap dalam segala hal. Kita menemukan masalah - masalah yang baru dan kita belajar menyelesaikan nya sendiri. Tetapi ada satu hal penyakit anak rantau, memang tidak semua, yaitu penyakit malas dan tidak bisa mengatur keuangan. Malas masak sehingga untuk makan pun tidak terkontrol, ketika ada uang kita selalu beli makanan diluar, setelah itu uang semakin menipis kita hanya makan Indomie atau makan sehari hanya ...